
Di lapangan, tungku pembengkokan tersebut mengeluarkan suara yang sangat keras, tetapi kualitas kaca yang dihasilkan masih belum memuaskan. Bagian-bagian kaca yang seharusnya menjadi lunak tetap keras, sementara tepi-tepinya sudah terbakar. Anda dapat melihat dampaknya pada hasil produksi: permukaan kaca yang tidak rata, retakan di tepi-tepinya, serta bagian-bagian kaca yang seharusnya dikirimkan tetapi tidak bisa dikirimkan. Pemanasan yang merata sangat penting; hal ini menentukan apakah proses produksi akan berjalan lancar atau justru menyebabkan kerugian besar.
Yang benar-benar penting dalam proses produksi Kami menggunakan sistem pemanas berupa array emitor inframerah gelombang pendek (SWIR) yang disesuaikan untuk jenis kaca soda-lime dan kaca dengan kandungan besi rendah. Modul ini mampu menghasilkan daya sebesar 20–60 kW, dan mampu mengontrol spektrum panas secara tepat. Dengan demikian, permukaan kaca akan dipanaskan dengan cepat tanpa menyebabkan kerusakan pada bagian dalam kaca. Pengaturan daya per zona memastikan bahwa suhu di seluruh permukaan kaca tetap seragam. Alat pengukur suhu berbasis loop tertutup memastikan akurasi pengukuran dalam rentang ±3 °C. Respons sistem ini sangat cepat—daya penuh dapat dicapai dalam beberapa detik saja. Dengan demikian, waktu proses produksi tetap efisien, bahkan ketika ketebalan kaca berubah dari 3 mm menjadi 12 mm.
Mengapa hal ini penting dalam proses produksi kaca Sistem ini cocok untuk berbagai proses produksi, seperti pembengkokan kaca, pemanasan awal sebelum proses tempering, pengeringan lapisan pelindung pada kaca, dan sebagainya. Sistem pemanasan yang merata ini dapat mengurangi tekanan termal yang menyebabkan retakan pada tepi kaca, meningkatkan kejernihan kaca dengan mengurangi distorsi akibat konveksi udara, dan mempersingkat waktu proses lapisan EVA/SGP. Penggunaan energi pun berkurang karena SWIR dapat memanaskan kaca secara langsung, dan elemen kuarsa mampu bertahan terhadap siklus pemanasan yang berulang-ulang. Hasilnya adalah produk berkualitas tinggi, produktivitas yang stabil, dan profil kaca yang konsisten dari satu shift ke shift berikutnya.
Beberapa detail penting yang perlu diperhatikan Keseragaman suhu ditentukan oleh jarak antara emitor dan kaca, serta geometri reflektor tungku. Pastikan jarak antara emitor dan kaca sekitar 250–400 mm agar profil kaca tetap seragam. Memasang modul ini ke dalam mesin pembengkokan yang sudah ada membutuhkan waktu sekitar satu hari. Anda juga membutuhkan suplai listrik tiga fasa berkekuatan 400 V. Keseragaman suhu permukaan kaca sangat baik, tetapi jika kaca dilapisi, gunakan suhu yang lebih rendah agar tidak terbentuk gelembung pada permukaan kaca. Setelah menyetel profil kaca, barulah jalankan proses produksinya.